Indonesia - English

SELALU BERSYUKUR

SELALU BERSYUKUR

 

2 Tawarikh 30:1, 6-8, 22-25 (TB)  Kemudian Hizkia mengirim pesan kepada seluruh Israel dan Yehuda, bahkan menulis surat kepada Efraim dan Manasye supaya mereka datang merayakan Paskah bagi TUHAN, Allah orang Israel, di rumah TUHAN di Yerusalem.

Maka berangkatlah pesuruh-pesuruh cepat ke seluruh Israel dan Yehuda membawa surat dari raja dan para pemimpin, dan mengatakan sesuai dengan perintah raja: "Hai, orang Israel, kembalilah kepada TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, maka Ia akan kembali kepada yang tertinggal dari pada kamu, yakni mereka yang terluput dari tangan raja-raja Asyur.

Janganlah berlaku seperti nenek moyangmu dan saudara-saudaramu yang berubah setia terhadap TUHAN, Allah nenek moyang mereka, sehingga Ia membuat mereka menjadi kedahsyatan seperti yang kamu lihat sendiri.

Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala undur dari padamu.

Hizkia mengucapkan kata-kata pujian kepada semua orang Lewi yang menunjukkan akal budi yang baik dalam melayani TUHAN. Demikianlah orang memakan makanan perayaan selama tujuh hari, sambil mempersembahkan korban keselamatan dan mengucapkan syukur kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka.

Kemudian seluruh jemaah sepakat untuk berhari raya tujuh hari lagi. Lalu mereka berhari raya tujuh hari lagi dengan sukaria.

Sebab Hizkia, raja Yehuda, telah menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan tujuh ribu kambing domba. Juga para pemimpin menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan sepuluh ribu ekor kambing domba. Dan sebagian besar para imam telah menguduskan diri.

Seluruh jemaah Yehuda bersukaria, juga para imam dan orang-orang Lewi, dan seluruh jemaah yang datang dari Israel, serta orang-orang asing, baik yang datang dari tanah Israel, maupun yang tinggal di Yehuda.

 

Hizkia memutuskan untuk beribadah kepada Allah seperti nenek moyangnya Daud dan Hizkia membawa bangsa Israel untuk kembali ke Allah Abraham, Ishak dan Yakub/Israel. Hizkia mempersembahkan korban di rumah Allah di Yerusalem dan dia juga memuji hamba hamba Tuhan yang menunjukkan akal budi yg baik dalam melayani.

 

Bila kita bersyukur, jadikan itu bagian dari ibadah, harus ada korban dari ucapan syukur kita. Bersyukur bukan hanya lips service, tetapi ada korban ucapan syukur maka ucapan syukur kita akan menjadi powerful. Bagaimana seseorang menyatakan cintanya kepada pasangannya namun tidak rela berkorban. Itu cuma rayuan gombal. Kalau orang itu benar benar mencintai pastilah merelakan dirinya bahkan untuk berkorban.bukan cuma rayuan, tapi merelakan berlelah lelah bahkan hasil jerih lelahnya, uangnyapun ikut berbicara. Itulah ibadah sejati. Kalau engkau berkata mengasihi tapi membiarkan pasanganmu kekurangan dan menderita, itu namanya hanyalah lips service, rayuan gombal. Ibadah kita harus membawa korban di atasnya baik kepada Tuhan dan sesàma. Ada semangat untuk berbagi kebahagiaan dalam arti yang benar dalam arti ibadah.

 

Raja Hizkia dan para pemimpin bangsa Israel merayakan paskah Tuhan 7 hari masih dirasakan kurang dan menambah 7 hari lagi artinya melipatgandakan korban syukur dan dampaknya Hizkia dan bangsa Israel maupun Yehuda dilindungi, dipulihkan dan diberkati, intinya menjadi bangsa kesayangan dan milik Tuhan.

 

Mengucap syukur selalu membuat kita menemukan energy baru untuk bergerak, sedangkan persungutan akan menguras energy dan berkat kita. Jadikan pengucapan syukur = korban yang benar di hadiratNya.

 

EPA 09122018
www.ipmfoundation.org

Berita Terkait

Velg Mobil
sbobet mobile agen sbobet