Indonesia - English

Sang Sutradara

SANG SUTRADARA

Film India selalu berakhir sad ending, semua penonton dibuat menangis dan berbelas kasihan karena tokoh utama teraniaya atau mengalami kekalahan dan penderitaan yang luar biasa.

Film Barat selalu berakhir happy ending, seberat apapun permasalahan, serumit apapun situasi yang dihadapi selalu ada kemenangan di akhir film jadi kita yang menonton tenang saja karena tahu sutradara akan menyuguhkan film dengan happy ending.

FILM Kungfu China selalu mewariskan balas dendam ke anak cucu sehingga permusuhan orang tua menurun ke keturunannya dengan tiada batas. Kalau tidak sepaham dibilang aliran sesat.

Film kehidupan, siapakah sutradaranya? Ada 3 sutradara umumnya  dirimu, iblis atau Tuhan. Orang yang terlalu confidance dengan kecerdasan, keberanian, kegagahan, kecantikan atau kegantengannya akan merasa aman menjalani hidupnya dengan mengandalkan kekuatannya sendiri  dan tidak berharap pada Tuhan. Ada juga yang mencari kekuatan, kekayaan, kesohoran dr kuasa kuasa dunia ini, roh roh yg bukan dari Tuhan, kadang mereka bisa berhasil tapi kedamaian jauh dari kehidupan mereka. Ada juga orang yang mengandal andalkan Tuhan sebagai kekuatannya, selalu percaya Tuhan pasti tolong tepat pada waktuNya. Kepada siapa  engkau percayakan kehidupanmu,  itu adalah pilihanmu. Tentulah setiap pilihan memiliki konsekuensinya  sendiri.

Benarkah engkau sudah mempercayakan hidupmu pada Tuhan sebagai sutradaranya? Atau masih 5% saja? Kalau sudah kenapa engkau tidak melayani Tuhan dengan porsi lebih besar lagi ? Kenapa engkau lebih melayani diri sendiri? Kalau seandainya Tuhan malam ini datang dan bertanya, "AnakKu apakah engkau mengasihiKu? Layanilah Aku lebih lagi". Apakah jawabanmu? Nànti saja! Tunggu aku pensiun! Saya malu dengan teman2 kantor! Saya takut nanti karir saya terhenti! Tidak ada waktu! Ataukah engkau akan menjawab, "Ini aku, aku siap ya Tuhan".

Sudahkah engkau merelakan diri menjadi muridNya atau engkau seperti orang muda yang kaya dan  baik hati yang sebentar datang dengan semangat besar menemui Yesus tapi tidak lama kemudian pergi meninggalkan Yesus dengan kecewa dan mengeluh krn anak muda yang kaya ini lebih mengasihi dirinya sendiri dari pada Tuhan.

Percayalah! Tuhan adalah sutradara yang baik, selalu ada rancangan damai sejahtera bukan rancangan kecelakaan. Tuhan memanggil kita bukan untuk tujuan mencelakakan kita, tetapi untuk mempersiapkan hari depan yang gilang gemilang.

Juga Bapa tidak pernah memberi ular atau kalajengking kepada anak yang meminta roti, ini adalah jaminan yang diucapkan sendiri oleh Yesus.

Kalau kita tahu bahwa akhir dari setiap proses kehidupan kita adalah rancangan damai sejahtera, maka jangan engkau keluar dari rancangan Tuhan karena keberhasilanpun diluar Tuhan tidak ada damai sejahteranya. Semakinlah tenggelam di dalam rancanganNya yang sempurna walau kita tidak bisa memahaminya.

Roma 12:1-3 (TB)  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Jadi ketika kita tidak bisa memahami apa yang terjadi dalam hidup kita, nats di atas berkata kuasailah dirimu menurut ukuran iman kita, masing masing kita punya ukuran iman. Berbicara ukuran tentu tidak statis tapi ukuran itu akan dinamis kalau kita hidupi artinya iman kita akan semakin bertambah ukurannya kalau kita hidupi dengan latihan latihan iman yang lebih menantang lagi.

Kenapa orang banyak gagal, karena orang sering melupakan system untuk mencapainya. Segala sesuatu di dunia ini memerlukan system. Kalau Anda menciptakan suatu usaha di luar system yang umum, engkaupun memerlukan system yang baru sebagai kendaraan yang bisa mengantar engkau ke tujuan. Langit dan bumi diciptakan bukan tanpa rencana, tetapi sudah ada rencana yang sempurna Tuhan dalam hati dan pikiran Tuhan jadi Tuhan juga bekerja dengan system. Pelayanan di luar gerejapun, ministry juga memerlukan system karena tanpa system Anda tidak bisa berbuat banyak, tidak bisa menghasilkan pekerjaan besar. Anda tidak punya System sendiri, Anda masih bisa bersynergi dengan system yang diluar Anda yang bisa  Anda gunakan dengan berbagai modifikasi yang dinamis. Anda bekerja atau pelayanan dengan tanpa system, maka Anda akàn gagal dan frustrasi.Belajar lah untuk tidak alergi dengan system dan belajarlah rendah hati, mari kita menjadi murid sejati sehingga hidup kita menjadi produktif.

 

EPA 2/11/2018
www.ipmfoundation.org

Berita Terkait

Velg Mobil
sbobet mobile agen sbobet