Indonesia - English

Peringatan Keras

PERINGATAN KERAS

Banyak game memang asyik dimainkan tapi berbahaya sekali buat anak anak karena  membuat anak anak bahkan orang dewasa berpikiran apa yang ada di game, dunia imaginasi itu real,  di dunia nyata, sehingga mereka benar benar  ingin bermain lebih seru lagi di dunia nyata. Ini sangat berbahaya, bisa bisa orang di sekelilingnya dianggap musuhnya..

Mayoritas game adalah kekerasan dan pemerasan. Kalau kamu tidak keras maka kamu diperas, bonus yang kamu dapat akan habis dan kamu  dikalahkan,  jadi kamu harus lebih keras untuk masuk ke level yang lebih tinggi.

Tanpa disadari game kekerasan, tembak tembakan atau pukul pukulan atau sejenis, mempengaruhi karakter mereka sehingga banyak penembakkan terjadi di Amerika karena mereka pikir realita ini sama juga dengan yang di game, hanya sebuah permainan.. Sungguh game membuat kekacauan di dalam banyak hal. Banyak anak anak sudah tidak peduli dengan urusan sekitarnya bahkan urusan diri sendiri saja tidak diurus hanya karena tenggelam dalam permainan game, tidak jarang mereka menjadi kasar bahkan tidak sopan akibat game. Mereka menjadi orang yang asosial.

Bentuk lain game balapan mobil/motor/truk kebut kebutan dan tabrak tabrakan, sehingga mereka pikir asyik juga kalau secara realita ngebut dengan mobil beneran  lalu nabrak.mereka pikir ini permainan yang sangat seru, mereka ingin melihat dampaknya sedahsyat apa dan mereka melakukan accident crazy trial secara brutal. Di game mereka nabrak  tidak punya efek fatal karena mereka bisa kembali bertanding dan mobilnya tetap utuh, di dunia realita mereka terkejut setelah melakukan, baru mereka sadar bahwa ini beda dengan yang ada di game. Banyak juga game yang memberi hadiahnya prostitusi, mengerikan sekali kalau ini dibawa ke dunia nyata, moral generasi muda kita dihancurkan sejak mereka masih belia.

Belum lagi mereka mengenalkan anak anak kita  ke dunia narkoba, mafia dan teroris. Benar benar game dimanfaatkan untuk menciptakan generasi schizofrenia secara massive.

Orang tua harus meluangkan waktu untuk mengoreksi distorsi yang ada dan menarik mereka kembali ke dunia nyata,  mereka harus serius menghadapi kehidupannya, mereka harus banyak belajar dan latihan untuk mahir memainkan kehidupan ini dengan benar bukan seperti saat mereka main game.

Ada tulisan bagus dari  dr. Luqman Hasan di Kompasiana tgl 22/4/2014 tentang Schizofrenia.

https://www.kompasiana.com/luqmanhasan/skizofrenia-ketika-seseorang-hidup-dalam-realita-dan-pikirannya-sendiri_54f78c62a3331159778b4643

Skizofrenia: Ketika Seseorang Hidup Dalam Realita dan Pikirannya Sendiri

Bagaimana bila seseorang hidup dalam dua dunia? Dunia pertama adalah dunia realita tempat dia benar-benar berpijak, dan lainnya merupakan dunia yang dibuat atas dasar alam pikirannya. Kehidupan semacam itu dapat terjadi pada gangguan jiwa psikotik, dan dari berbagai gangguan psikotik yang ada, skizofrenia adalah yang terbanyak.

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang ditandai dengan adanya distorsi realita, disorganisasi, dan gangguan psikomotor. Penderita skizofrenia tidak dapat membedakan dia hidup dalam realita atau dalam alam pikirannya sendiri (autistik). Penyakit ini bersifat kronis, sering kambuh, dan menyebabkan penurunan fungsi yang semakin lama semakin berat bila tidak mendapatkan pertolongan medis akan berakibat fatal.

Tidak hanya kognisi, pada penderita skizofrenia aspek emosi, persepsi dan tingkah laku pun ikut terganggu.

Secara statistik, skizofrenia dialami oleh 1 dari 100 populasi dunia, dan merupakan gangguan jiwa utama yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Tragedi Newtown mengguncang dunia. Adam Lanza (20 tahun) yang menembak mati ibunya sebelum membabi-buta murid murid di sekolah dasar Sandy Hook, Newtown, Connecticut, Amerika Serikat.

Korban bergelimpangan. Kepolisian setempat menyebutkan 28 orang tewas dan masih banyak yang terluka di tangan Lanza, termasuk pula ibu dan Adam Lanza sendiri bunuh diri. Sebagian besar korban adalah siswa sekolah dasar berusia 5 tahun - 10 tahun. Jumlahnya 20 orang.

Ini adalah tragedi moral, bagaimana seorang remaja biasa bisa lepas kendali dan menjadi pembunuh berdarah dingin. Apakah ini akibat Adam Lanza cemburu kepada anak anak kecil karena perhatian yang diberikan Nancy Lanza sebagai guru anak anak TK membuat Adam iri hati? Dan Adam melihat ada kesempatan melampiaskan kekesalannya karena Nancy Lanza adalah juga  kolektor senjata api. Adam terpikir dunia imaginasinya menjadi dunia nyata, semua persenjataan telah tersedia sebagai alat permainan. Semua ini pasti ada pemicunya, generasi ini banyak mengalami degradasi moral, orang tua terlalu sibuk dengan dunianya sehingga anak anak bertumbuh dengan lingkungan yang mengerikan. Kurang kasih, film dan game yang begitu merusak moral ada di mana mana, mereka mencontoh aktor di dalam film dan game tersebut. anak remaja yang mencari jati dirinya menjadikan dirinya salah satu dari tokoh dalam film itu, sayangnya yang dijadikan contoh adalah tokoh yang jahat. Mereka mendapat pelajaran gratis bagaimana menjadi sangat jahat dan kejam untuk menjadi terkenal di seluruh dunia, sayangnya terkenal untuk hal hal yang jelek.

Peristiwa penembakan maut sebelumnya  juga terjadi saat penonton sedang mengantre pemutaran perdana Film Batman The Dark Knight Rises di sebuah Bioskop di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Saya serta anak saya sempat menonton film ini dan saya menyesal menonton, karena film ini karena sangat sadis, saya saja melihatnya sangat merasa ngeri atas kekejian yang dilakukan dalam film ini, pelakunya menjuluki dirinya sebagai The Joker, James Homes suatu perbuatan sadis dianggap sebuah lelucon, menyenangkan, sangat mengerikan. Pelaku yang mengenakan masker antigas, melemparkan granat gas air mata dan kemudian melepas tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan orang di sebuah bioskop di salah satu mal di Aurora, pinggiran Denver.

Mari kita belajar dari tragedi di Newtown dan Denver ini, tragedi moral dunia dan kita mulai ambil bagian semua. Jangan hanya diserahkan ke istri tapi suami juga harus ambil bagian karena anak anak selalu meniru yang bapaknya lakukan, beri teladan yang benar kepada mereka. Punya anak gampang, mendidik anak bermoral perlu pengorbanan kita. semakin besar pengorbanan kita, semakin dahsyat generasi yang kita bentuk, di situlah cara orang tua menciptakan master master kehidupan.

 

Apakah kita ingin hidup tentram dan sukacita, tidak ada cara lain selain dengan mendidik anak anak kita. Bagaimana mendidiknya? Ada pengorbanan dari orang tua, bila perlu istri tidak usah bekerja, untuk khusus menjadikan anak anak menjadi sukses. Jangan Anda pikir dengan mengejar uang saja kebahagiaan di dapat. Kalau akhlak anak anak tidak beres juga akan menjadi musibah. Kalau kita menghasilkan generasi yang tidak siap menghadapi tantangan zamannya, artinya kita sedang menabur benih monster dalam diri anak kita. Mereka tidak siap bersaing di zamannya, padahal persaingan sudah semakin ketat. generasi mereka akan dikuasai oleh orang orang yang optimis, menguasai tekhnology dan inovatif serta kreatif. Jangan larang anak main game tapi ingatkan semua harus dilakukan dengan tanggung jawab dan di dalam kendali, mengenal waktu yang tepat untuk memainkan. Bila dalam kendali dan pilihan game yang positive, itu tidak masalah dan baik membangun kreatifitas si anak.

Mungkin engkau sanggup menyekolahkan anakmu di sekolah terbaik, engkau sanggup membeli pengetahuan duniawi dengan sangat mahal. Mereka cerdas tapi untuk siapa mereka cerdas?  Kalau Anda tidak tahu jawabannya Anda termasuk orang tua yang ceroboh . Saya ilustrasikan Anda   seumpama membelikan anakmu mobil tapi tidak memberikan kunci dan membekali dengan pengetahuan cara mengemudi  yang benar, serta SIM. ini sangat berbahaya, karena anak muda dengan jiwa mudanya bisa mudah lepas kendali. Anda tetap harus memasangkan kekang pada anak anakmu, sehingga anak anakmu mengerti semua di dunia ini  ada aturan mainnya, siapa menguasai dan memahami aturan mainnya akan menjadi pemenang kehidupan. Kuda yang binal dan liar saja bisa dikendalikan oleh adanya latihan dan kekang. Anda harus bawa anak Anda memiliki roh takut akan Tuhan, cinta keluarga dan negeri NKRI.

Pelajaran mengkader teroris adalah dengan sengaja menciptakan/ mengindoktrinasi  orang untuk menjadi schizoprenia. Diberikan janji janji yang menggiurkan padahal itu semua kebohongan besar, berhati hatilah. Mana ada orang membuat kesadisan mendapat upah? Kain saja ketika membunuh Habil menjadi orang rerkutuk, bahkan tanahpun ikut mengutuk kehidupan Kain. Mengerikan sekali, artinya kalau Kain menanam apapun dengan benih terbaikpun akan gagal atau menghasilkan sangat sedikit. Kain masih bisa hidup saja itu sudah kemurahan Tuhan.

Kalau menurit dr. Luqman  Hasan penderita Schizofrenia 1% kalau penduduk Indonesia 262.000.000 (data th 2017) artinya ada potensi yang terkena Schizoprenia sejumlah 2.620.000 jiwa ini secara natural. Akan bertambah cepat pertumbuhannya kalau memang diprogram untuk tujuan kejahatan. Perlu adanya koreksi distorsi sebagai pendidikan penyembuhan. Media Massa (televisi, youtuber, internet) juga medsos ayo turut juga aktif menyuarakan perlunya politik Indonesia dibersihkan dari para penderita Schizofrenia dengan edukasi edukasi mengenai bahaya Scizofrenia secara massive. Jangan tinggal diam menyaksikan NKRI digerogoti oleh para pengkhianat bangsa. Jangan buat perjuangan para pahlawan NKRI hancur karena ulah para tokoh Schizofrenia. NKRI milikku dan milikmu yang harus dijaga dengan penuh kewaspadaan.

Bandung

EPA 12/06/2018
www.ipmfoundation.org

Berita Terkait

Harga Velg Mobil Velg Mobil Modifikasi Mobil Spooring Mobil Finish Balance Harga Ban