Indonesia - English

KETAATAN MENDATANGKAN BERKAT

KETAATAN MENDATANGKAN BERKAT

Saya sangat mengaminkan  pernyataan di atas. Bahkan banyak moment karena ketidaktaatan maka berkat itu hilang dan tidakkembali lagi, kesempatan itu hilang dan orang itu menyesal bahkan jadi hancur. ketaatan memang punya harga yang harus dibayar, ketaatan kadang membuat daging dan perasaan ini Jadi korban, menyakitkan....ya karena ada kedagingan atau keinginan kita yang harus dikorbankan. tapi saya ingatkan korban orang taat itu tidak akan menjadikan anda benar-benar korban yang dirugikan tapi akan membuat anda melakukan lompatan iman. Taat disini saya berbicara taat dalam contex taat dalam menjalankan rencana Tuhan untuk hidup kita. Tuhan lebih tahu jalan yang terbaik untuk kita semua. Yusuf dapat mimpi kok malah menderita? Nah itu bukan akhir cerita Yusuf, itu barulah awal cerita Yusuf dimulai bagaimana Allah membentuk sehingga Yusuf mencapai destination yang Allah telah tetapkan dalam hidup dan penggilan Yusuf. Ternyata destination Allah sangat besar menyelamatkan kehidupan 1 bangsa

Yang sangat mempengaruhi jalan iman umat manusia di bumi ini. Masingma-sing kita memiliki kadar ketaatan yang berbeda-beda. Keluarga bisa menjadi penghambat tetapi juga bisa menjadi pendorong terkuat kita taat menjalani panggilan kita. Terkadang kita memerlukan peneguhan hamba-hamba Tuhan untuk berbicara kepada pasangan kita agar kita belajar lebih taat. Taat itu berkata kita dituntun Tuhan melewatijalanygbelum tentukita sukai bahkan ada yang melewati jalan bagaikan via dolorosa dalam hidup kita pribadi maupun berkeluarga, namun percayalah dan percayakan hidup anda sepenuhnya pada Tuhan. Tuhan tidak pernah gagal sebagai penjunan tanah liat, hidupkita. Bahkan Tuhan sanggup membalikkan kecelakaan, kegagalan, kekalahan justru untuk kita bisa dan mampu memperoleh kemenangan yang lebih gilang-gemilang. Tidak semua orang punya panggilan seperti Yusuf, ada juga yang memiliki panggilan seperti Daniel, bukan sekedar juru minuman tapi lebih sebagai dewan penasehat raja, bisa menafsirkan mimpi dan mempengaruhi kebijakan kerajaan atau bahkan sebagai Ester, kekasih raja. Jadi tidak perlu sedih ketika

Panggilanmu bukan sebagai Yusuf, tetapi ketika panggilanmu sebagai Daniel, atau sebagai Ester dampaknya tidak kalah besarnya. Justru Daniel dan Ester terlindungi karena tidak tampil langsung, mereka bagaikan dalang dalam perwayangan atau sutradara dalam perfilman. Semua actor harus mengikuti scenario yang telah dibuat dalang atau sutradara itu. Yang terpenting adalah semua orang mengerti destenynya dan menjalankan agar mencapai destinationnya. Ibarat orang naik pesawat Jakarta ke Medan jangan pernah berpikir turun di Pekan Baru artinya Anda harus pakai parasut karena pesawat kita tidak akan transit. Siapkan bahan bakarAnda, siapkan pilot anda dan seluruh crew yang ada. Kalau semua orang bisa

Mencapai destinationnya maka sejahteralah kota kita. Justru keragaman panggilan itu

pentingdanunik. Keragaman panggilan itu adalah untuk saling melengkapi dan memperkaya pelayanan yang ada. Ada juga panggilan seperti Nehemia dia terbeban membangun tembok tembok yangruntuh. Ketika Abraham diminta mengorbankan anak janji Tuhan, anak kesayangannya, Ishak, Abraham tidak berbantah-bantah dengan Tuhan, bahkan tidak bertanya Tuhan tega nian Engkau kepada kami? Tidak! Abraham sangat percaya Allah tidak merancanakaan kecelakaan tapi berkat. Kenapa Abraham percaya seperti itu? Karena Abraham mengenal Allah sangat akrab, sangat private. Abraham percaya kuasa kebangkitan, kalaupun Tuhan mau ambil kurban darah anaknya, Tuhan pun pasti bangkitkan anaknya. Abraham tahu bahwa imannya

sedang diuji Tuhan dan dia memilih taat dan oleh karena ketaatan Abraham inilah akhirnya Abraham menjadi bapa orang beriman. Sekali lagi yang selalu saya katakan, jatuhnya orang benar selalu ke atas karena kita adalah anak sorgawi artinya gravitasi sorga yang seharusnya jadi milik kita, jatuh  ke atas bukan ke bumi. Kalau jatuh kebumi itu hokum dosa, hukum dunia. Sementara lawan kita bertepuk tangan atas kemalangan kita, bahkan menggosipkan kemalangan kita, jangan membela diri, berdoalah untuk

mereka karena akan tiba waktunya Tuhan sendiri yang memuliakan orang benar ditempat yang utama, percayalah dan jalani hidupmu sebagai orang benar, jangan berpikir meninggalkan imanmu. Mazmur 34:20-22 (TB) (34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu; (34 21) Ia melindungi segala tulangnya, tidak satupun yang patah. (34-22) Kemalangan akan mematikan orang fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.

 

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait