Indonesia - English

GIDEON GENERATION

GENERASI GIDEON

Gideon adalah orang biasa, bukan keturunan raja, hanya rakyat jelata. Tetapi Allah pilih Gideon dengan mengutus MalaikatNya untuk menemui dan mengurapi Gideon. Gideon sendiri tidak confidance kalau dia mampu melepaskan bangsa Israel dari penjajahan orang Midian, orang Amalek dan penduduk di Timur sekitar mereka tinggal, karena itu Gideon tinggal mengungsi di goa dan mengirik gandum di tempat pengirikan anggur. Hakim Hakim 6:12-15

12Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani." 13Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian." 14Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: "Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!" 15Tetapi jawabnya kepada-Nya: "Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku."

Gideon masih meminta Tuhan bangkitkan nabi atau Hakim atas Israel untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan dan penjarahan oleh orang Midian. Ternyata Gideonlah yang dipilih Allah membebaskan bangsa Israel, Gideon seolah olah tidak percaya, sehingga dia berargumentasi di ayat 15, bahwa dia adalah suku yang paling lemah dan Gideon adalah paling muda Biasanya kalau orang muda berbicara, cenderung dianggap remeh oleh yang lebih tua. Malaikat Allah berkata pahlawan yang gagah berani, ini benar benar mengejutkan Gideon, mampukah Gideon membebaskan bangsa yang seperti binatang ini tidak bisa membedakan tangan kanan dan kiri. Kok sepertinya mustahil, karena Gideon dari suku yang terkecil, suku Manasye, suku yang paling lemah dari 12 suku Israel yang ada. Penyebab bangsa Israel ditinggalkan Tuhan adalah dosa dosanya, berzinah rohani karena mereka menyembah kepada allah lain yang bukan Allah Yahwe, sehingga bangsa Israel diserahkan menjadi budak.

Saya banyak mempelajari bahwa dosa terbesar umat manusia adalah meninggalkan ibadah kepada Tuhan dan justru beribadah kepada illah illah dunia ini yang tidak bisa membela dirinya sendiri. Dalam kehidupan sehari hari, kalau situasinya meninggalkan ibadah, pertolonganmu dari Tuhan akan menjauh. Kita perlu kembali meningkatkan ibadah kita pada Tuhan Yesus, justru dalam kondisi sulit kita harus semakin beribadah karena pertolongan dari Tuhan akan kita peroleh dengan nyata. Tuhan sendiri yang mengurapi Gideon melalui malaikatNya, bukan tangan nabi, tapi Tuhan utus malaikatNya , ini benar benar pekerjaan supra natural. Panggilan Gideon sangatlah unik. Bagaimana Tuhan mengurapi Gideon, ketika Tuhan menerima persembahan Gideon dengan membakar korban persembahan Gideon. Hakim 6:19-21

19.Masuklah Gideon ke dalam, lalu mengolah seekor anak kambing dan roti yang tidak beragi dari seefa tepung; ditaruhnya daging itu ke dalam bakul dan kuahnya ke dalam periuk, dibawanya itu kepada-Nya ke bawah pohon tarbantin, lalu disuguhkannya. 20)Berfirmanlah Malaikat Allah kepadanya: "Ambillah daging dan roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, dan curahkan kuahnya." Maka diperbuatnya demikian. 21)!Dan Malaikat TUHAN mengulurkan tongkat yang ada di tangan-Nya; dengan ujungnya disinggung-Nya daging dan roti itu; maka timbullah api dari batu itu dan memakan habis daging dan roti itu. Kemudian hilanglah Malaikat TUHAN dari pandangannya.

Sejak hari itu Gideon bertindak laksana pahlawan yang gagah barani yang selalu menayakan Tuhan, bahkan Gideon mengembalikan hati bangsa Israel kepada Allah dengan merobohkan mezbah baal dan membangun mezbah bagi Allah Yahwe dan membakar persembahan yang menyenangkan hati Tuhan. Gideon sudah dari suku terkecil bahkan yang termuda, tetapi Allah pilih untuk menjadi Hakim atas Israel. Bahkan Tuhan melarang Gideon berperang dengan membawa 32.000 pasukan, karena dengan jumlah besar itu bangsa Israel akan berkata kami menang perang karena tentara kami besar, Tuhan justru buat tentaranya sangat sedikit, hanya dengan 300 orang ini mampu memporakporandakan musuh yang bagaikan belalang di padang banyaknya. Allah bisa menjadikan pahlawan gagah berani dari orang penakut yang diubahkan, dari orang yang tidak terpandang di antara Israel, Allah mengangkat, memuliakan Gideon menjadi yang terkemuka, bukan karena Gideon hebat, tetapi supaya nyata kuasa Allahlah yang membuat perjalanan dan peperangan Gideon berhasil. Di tampi oleh Allah, hanya orang orang pilihan yang boleh maju berperang. Sedikit tetapi mengalahkan banyak... Banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih. Kita berdoa Generasi Gideon akan Tuhan bangkitkan untuk negeri ini. Dimanakah posisi Anda sekarang?

Elia Paul Ang

Berita Terkait

Harga Velg Mobil Velg Mobil Modifikasi Mobil Spooring Mobil Finish Balance Harga Ban