Indonesia - English

AKU MALU

AKU MALU

Banyak orang malu kalau diajak ber gaya hidup sederhana. Gaya hidup modern telah menncipta sifat konsumerisme yang berlebihan. Kalau benar benar didukung kemampuan secara ekonomi yang memadai gaya hidup konsumerisme mungkin tidak akan menjadi masalah karena memang dia mampu secara ekonomi, justru gaya hidup ini mungkin akan memacu kita bekerja lebih produktif lagi asal dalam batas batas kewajaran, tetapi akan menjadi masalah besar saat sifat konsumerisme itu tidak diimbangi kemampuan ekonomi yang lebih kuat, kita ikut ikutan, ini berbahaya sekali akan terjadi lebih besar pasak dari pada tiang, karena berbagai tawaran credit card akan sangat menggiurkan, dengan bunga 0% atau makan dengan minimum tertentu sehingga bisa mendapatkan discount tertentu, kita akan dipaksa berbelanja atau pesan makanan yang sebenarnya kita tidak terlalu butuh, hanya demi mengejar discount besar, sehingga kita harus belanja lebih banyak dari sewajarnya kebutuhan kita. Kalau tawaran itu membuat Anda hidup boros, beranilah menolak walau menawarkan discount besar. Ingat kebutuhan kita hidup bukan hanya untuk senang senang, kita juga harus memperhatikan biaya pendidikan, transportasi, komunikasi, kesehatan juga dana untuk menabur dalam ladang Tuhan. Jadi jangan semua kita habiskan untuk memuaskan hawa nafsu kita. Kita juga harus mulai berpikir dana untuk investasi dan tabungan di hari tua, saat kita nanti akan pensiun, semua harus dipersiapkan dengan bijaksana. Kalau kita bisa berhemat membawa makanan dari rumah, kita sebaiknya makan, makanan dari rumah, akan jauh lebih sehat, lebih aman dan lebih hemat. Di kantor saya awalnya dulu karyawan mempunyai kebiasaan makan di luar, tetapi karena istri saya sangat disiplin menyediakan makanan dari rumah, lambat atau cepat semua karyawan ikut ikutan membawa makanan dari rumah. Tadinya Bapak bapak malu kalau membawa rantang dari rumah, tetapi lama lama terpikir juga berapa uang yang dia boroskan kalau makan diluar, akhirnya Bapak bapakpun ikut membawa rantang dari rumah tanpa rasa malu lagi, karena semua bapak bapak juga membawa.Justru budaya menjadi berbalik, yang tidak membawa makanan dari rumahlah yang menjadi malu, karena ketahuan istrinya malas memasak untuk seisi rumahnya. Budaya ini akhirnya diikuti anak saya yang tadinya hanya mau makanan catering, akhirnya bosen dengan cateringnya dan lebih memilih bawa makanan dari rumah. Awalnya anak saya juga menolak karena pikirnya masak anak laki laki bawa rantang ke sekolah? Akhirnya karena dia bawa rantang, teman temannyapun makin banyak yang bawa makanan dari rumah, artinya Ibu Ibu semakin rajin memasak di pagi hari. Kalau gengsi dalam hidupmu membuat engkau hidup lebih susah, kenapa harus dipertahankan. Ada teman teman yang latar belakangnya tidak bijaksana dalam mengelolah keuangan, jangan ikuti gaya hidup itu, tegurlah mereka agar tetap hidup hemat. Gaya hidup hemat bukan berarti pelit, gaya hidup hemat juga bukan berarti menolak sama sekali makan di luar, sekali kali boleh, tapi jangan jadikan suatu kebiasaan, hanya kalau terpaksa saja atau saat saat weekend, menikmati bersama anggota keluarga. Hidup hemat juga tidak berarti tidak mampu makan di luar, tetapi hidup hemat adalah berbicara kebijaksanaan kita di dalam mengelolah keuangan kita. Uang Rp 100.000 bisa habis dalam waktu hanya 10 menit untuk kita makan di luar sendirian, tetapi Rp 100.000 dapat juga untuk makan 5 orang dalam keluarga selama seharian, 3 x makan. Dengan menghemat seperti ini, mengubah life style kita tidak akan membuat kita kehilangan teman. Teman kita tentu memerlukan kita untuk urusan urusan pekerjaan, bukan hanya sekedar makan siang bersama. Belum lagi kalau keluar makan bersama teman, justru kitalah yang harus membayar makanan teman kita, maka pengeluaran akan berlipatganda, pemborosan akan semakin membebani biaya hidup Anda, apalagi kalau Anda adalah karyawan, akan sangat berdampak terhadap pos pos pengeluaran Anda. Amsal 21:20 Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya. Orang bebal memboroskannya, tetapi akan menjadi harta yang indah dan minyak lambang kebahagiaan dan kelimpahan, ada di dalam kediaman orang yang bijak. Orang bijak selalu menghitung setiap keputusannya dengan hikmat. Amsal 29:3 Orang yang mencintai hikmat menggembirakan ayahnya, tetapi siapa yang bergaul dengan pelacur memboroskan harta. Jangan orang benar membuka celah dengan masih terikat pada pelacur atau yang mirip pelacur, berselingkuh atau main api apapun api perzinahan , bertobatlah, karena tahun tahun ini Tuhan akan mengguncang semuanya yang tidak berkenan padaNya akan diguncang, hanya orang orang yang hidupnya benar di hadapan Allah yang tidak akan ikut tergoncang, karena ada Kerajaan Allah di dalam hidupnya. Jangan membuka celah untuk iblis menyerang kita, bahkan mengintimidasi kita. Hiduplah bergaul dengan Allah dengan rasa takut dan hormat, karena Dia memang layak menerima pujian dan hormat. Menjadikan Allah sebagai Sahabat boleh boleh saja, tetapi jangan sampai kita kelupaan sampai sampai rasa hormatmu hilang kepadaNya. Lukas 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Ini adalah gaya hidup anak yang hilang, semua berakhir dengan penyesalan dan kehancuran. Sampai sampai ampas babipun tidak bisa dia dapatkan. Dia membuang semua kemuliaan dengan kesia siaan dan lumpur dosa yang mengerikan. Bangkit, Anda hidup dengan free style, bertobatlah, pulanglah ke rumah Bapa, di sana ada kasih karunia dan pengampunan. Jangan engkau hangus oleh hawa nafsumu. Hidup hanya sekali tetapi jangan engkau koyakkan jubah kekudusan. Roh mu menjerit karena intimidasi dosa dosa dalam hidupmu, bertobatlah, terimalah Yesus sebagai juru selamatmu. Di luar Yesus tidak ada kekudusan, yang ada orang yang menggunakan jubah domba dan hati serigala. Hanya dekat Yesus kita dapat mengalahkan dosa dan kedagingan kita. Jadilah orang percaya pada Yesus.

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait