Indonesia - English

MUNDUR SELANGKAH

MUNDUR SELANGKAH

MAJU 3 LANGKAH Terkadang pikiran kita hanya berpikir untuk maju terus, padahal di depan kita ada bahaya menghadang, misalnya Anda akan memulai berusaha, tetapi Anda tidak memiliki persiapan yang cukup sebelumnya, Anda memaksakan untuk terus memulai. Tanpa persiapan sama sekali tentulah beresiko tinggi, walau kadang karena situasi dan kondisi yang memaksa justru akan menjadi kekuatan untuk mencapai kesuksesan, misalnya karena Anda dipecat dari perusahaan dan Anda terpaksa harus memulai usaha Anda. Kita juga harus melihat, bahwa tidak semua langkah mundur itu berupa kegagalan. Mari kita belajar dari seorang pemain catur. Dalam permainan catur tidak selalu kita harus maju menyerang, terkadang kita defense, terkadang harus ada langkah mundur untuk menyiapkan langkah serangan yang lebih efektif, terkadang kita justru harus menyerang apabila posisi bidak menguntungkan kita . Kenapa kita takut selangkah mundur kalau setelah itu kita bisa membuat 3 langkah untuk maju untuk memenangkan pertandingan catur ini. Dengan mundur selangkah dan maju 3 langkah, artinya kita masih lebih maju 2 langkah dari saat kita belum melakukan langkah mundur. Langkah mundur adalah menempatkan posisi bidak ke tempat yang lebih strategis. Itulah permainan catur. Dalam permainan catur kalau bidak kuda kita belum mundur, kita akan sangat sulit mengimaginasikan langkah langkah akrobatik kuda selanjutnya yang bisa dengan tehnik gerak tipu melakukan serangan skak dan ster secara bersamaan. Benar benar serangan mematikan dari bidak kuda, makanya dari sini muncul istilah kuda hitam untuk menggambarkan seseorang atau suatu team yang sama sekali tidak diperhitungkan, tetapi bisa menjadi juara menaklukkan juara bertahan. Sebenarnya kehidupan itu bagaikan kita memasuki arena catur, tidak semua bidak kita adalah pion, tapi kita juga punya benteng, kuda, ster dan lain lainnya, semuanya memiliki kekuatan kekuatan sendiri yang unik. Sering kita tidak menyangka hal yang sederhana dari kita, bahkan mungkin tidak pernah kita perhitungkan malah bisa menjadi kuda hitam yang ditakuti oleh lawan kita. Saya punya pengalaman unik, saya kalau bermain ping pong selalu tangan kanan, tetapi saya kalau mengangkat barang yang berat berat justru lebih suka pakai tangan kiri. Suatu hari saya iseng coba main ping pong tangan kiri, saya kaget setengah mati, ternyata reflek dan kekutannya lebih bagus dari tangan kanan dan yang lebih unik lagi bermain kidal banyak lawan yang takut menghadapinya karena semua kebiasaan pukulan arahnya menjadi terbalik. Jadi kadang saya bermain ping pong menggunakan bed kanan dan kiri sekaligus saat menghadapi lawan yang paling tangguh. Tentulah ini permainan tidak formal. Sesuatu yang belum pernah saya sadari hingga lebih 40 tahun, dengan keisengan sesaat bisa saya temukan kekuatan itu. Dari kejadian ini dan beberapa kejadian lain, saya semakin yakin, banyak orang tidak menyadari kalau di dalam dirinya masih banyak kekuatan potensial yang belum dikembangkan. Coba Anda sekarang mulai berpikir, seperti seorang pecatur, langkah dan bidak apa yang saya harus jalankan, karena kita punya banyak bidat, Sekitar 3,5 tahun yang lalu saya pernah ditanya seseorang di facebook, berapa talenta yang kamu punya? Saya jawab tegas hanya 2, ternyata 2 talenta yang saya jalankan dengan tekun sudah memberi saya tambahan minimal 3 talenta baru yang dulu saya tidak pernah sadari bisa dioptimalkan. Ada baiknya 2014 kita memberi thema Dare to Optimize your life, sehingga 12 bulan ke depan kita akan menemukan talenta talenta baru yang dapat kita kembangkan. II Samuel 11 dan 12, dikisahkan raja Daud pernah mengalami kegagalan fatal dalam kehidupannya, saat dia merebut istri Uria, dia bukan hanya merebut, tetapi dengan kejam menjebak Uria sehingga mati di medan pertempuran. Saat Daud menyadari kesalahannya karena di tegor nabi Natan, dia merelakan dirinya bertobat, mengakui segala kesalahan dan kebodohannya. Daud menangisi, meratapi dosanya dan memohonkan pengampunan atas anak hasil hubungan Daud dan Batsyeba, walau akhirnya anaknya tetap mati. Seharusnya hukuman bagi seorang penzinah saat itu adalah hukuman mati, tetapi raja Daud memperoleh belas kasihan Allah dan pengampunan oleh hambaNya nabi Nathan, sehingga dosanya diampuni. Saat Daud bertobat, Daud mundur satu langkah, mengambil waktu khusus hanya dengan Tuhan, saat Daud dipulihkan, Daud menjadi manusia baru. Tuhan memiliki kasih karunia, Dia maha pengampun, Adalah hak Tuhan untuk mengampuni bagi setiap orang yang mengakui jalan jalannya yang salah dengan bertobat. Jadi tidak semua kesalahan harus dihukum, pengampunan itu jauh lebih baik. Anda bisa bayangkan kalau Tuhan tidak mau mengampuni dosa manusia, tentulah tidak ada satupun manusia yang bisa diselamatkan, karena semua dari kita adalah product dosa dan semua dari kita pasti pernah berbuat dosa. Anda bisa bayangkan kerasnya hukuman dosa di bumi ini, bagaimana dengan kerasnya hukuman dosa di akhir zaman? Tanpa pengampunan dosa, saya tidak bisa bayangkan, sangat mengerikan. Tuhan punya kuasa dan Tuhan juga punya belas kasihan. Hai umat manusia, engkau juga punya kuasa menghukum seseorang yang bersalah padamu, tetapi dahulukan hukum belas kasihan, miliki hati Tuhan untuk menerapkan hukum belas kasihan bagi sesama kita yang bersalah kepada kita, karena itulah ajaran Yesus dalam doa Bapa kami. Matius 6: 12-15 12) dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13) dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) 14) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. 15) Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." Jadi menghukum bukanlah solusi terbaik, jangan berbangga kalau kita sudah berhasil menghukum kesalahan seseorang, solusi terbaik adalah mengampuni, itu ajaran Sorgawi. Tidak mengampuni, Bapa di Sorga juga tidak akan mengampunimu. Kondisi yang jauh lebih perlu kita renungkan bersama sama, karena kita semua umat manusia membutuhkan pengampunan Bapa di Sorga itu, yang penting setelah pengampunan jangan berbuat dosa lagi, buahnya yaitu pertobatan.

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait

Harga Velg Mobil Velg Mobil Modifikasi Mobil Spooring Mobil Finish Balance Harga Ban