Indonesia - English

HAUS ILMU

HAUS ILMU

Orang yang haus ilmu akan selalu membuka pikiran dan hatinya untuk belajar sesuatu dari hal yang rumit hingga hal hal yang sederhana. Dia tidak akan bersikap sok tahu, karena sikap sok tahu sering menghalangi kita mempelajari sesuatu yang sangat sederhana, karena kita meremehkannya, padahal belum tentu yang sederhana ini tidak membawa manfaat yang baik bagi kita. Anak anak dalam bermainnya, mereka juga sedang belajar segala sesuatu yang baik. Berilah waktu dan kesempatan mereka bermain, karena mereka sedang membangun alam imaginasinya. Banyak inovator sukses karena mereka sangat kuat dalam berpikir imaginative dan cara berpikir seperti ini mereka bukan bangun dalam waktu yang singkat, tetapi mereka mulai membangun sejak saat mereka masih kanak kanak, minat mereka sudah terlihat dari awalnya dan pikiran imaginative ini terus berkembang dengan semakin berkembangnya pemikiran dan pengalaman dia dengan berjalannya waktu. Pengetahuan dan pengalaman mereka semakin berkembang sehingga mereka terus menyempurnakan dan mewujudkan apa yang ada di alam imaginasi mereka sehingga suatu hari akan menjadi suatu kenyataan . Mereka meyakini, bahwa suatu hari apa yang ada di imaginasinya akan dapat dia wujudkan dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Sekali kali coba test, tanyakan mereka apa yang mereka sedang lakukan dan kenapa mereka lakukan demikian, kita akan dibuat terkejut dengan imaginasi yang mereka sedang kembangkan. Bahkan anak saya sering sulit membedakan apa yang imaginasi apa yang nyata, sering permainan yang dia lakukan berlanjut ke alam mimpi dan dia mulai mengigau tentang permainannya itu. Pernah saat anak saya mengigau, saya iseng tanyakan sesuatu, dia bisa jawab beberapa kali sebelum dia akhirnya tersadar kalau sedang mengigau. Karena pentingnya pengembangan imaginasi si anak, kita sebagai orang tua jangan melarang mereka bermain, beri dia ruang yang cukup untuk mengembangkan imaginasinya, ajar dia bisa memanagement waktu bermain dan belajarnya dengan bijaksana, maka mereka akan melakukan dengan baik dan teratur. Tapi perlu juga kita ketahui, bahwa tidak semua permainan itu baik, kita sebagai orang tua harus selektive memilihkan permainan yang dapat mengembangkan imaginasi mereka yang mereka juga sukai, sehingga mereka dapat semakin memahami imaginasinya dengan lebih baik. Asal 22:6 6) Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. Jadi jangan serahkan didikan hanya pada sekolahan atau serahkan didikan pada media telekomunikasi seperti TV maupun dunia maya, internet,bb dan sejenisnya tetapi kita sebagai orang tua wajib mendidik anak kita, kalau perlu kita menulis segala pelajaran kehidupan dalam bentuk buku yang kita dapat wariskan ke anak kita, sehingga didikan itu akan terus berbicara kepada mereka walau suatu hari kita sudah tidak dapat mendampinginya lagi karena kita sudah berpulang. Amsal 29:17 17) Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu. Kalau kita ingin tetap bersukacita dengan anak kita, kita tidak bisa melepaskan kewajiban kita untuk mendidik anak kita. Manusia belajar perlu waktu yang panjang. Untuk manusia bisa buang air di kloset bilas air modern saja memerlikan waktu beribu ribu tahun untuk menemukan peradaban ini. Jadi kita harus terus haus belajar, menemukan ilmu ilmu baru yang akan semakin memudahkan kehidupan kita. Saya saja masih sering mendapat inspirasi bahkan suara Tuhan justru dalam mimpi atau saat saya baru bangun tidur, biasanya saat saat seperti itu banyak sekali pemikiran yang luar biasa tiba tiba mengalir dengan derasnya, bahkan sesuatu yang belum pernah saya pikirkan sebelumnya. Bila saya mendapatkan, saya buru buru mencari I-pad untuk menulisnya, ternyata setelah dikumpulkan ide ide kecil ini dapat bermanfaat untuk sesuatu yang lebih besar. Jadi hauslah belajar ilmu, bahkan penuhi imaginasi kita dengan selalu bertanya, agar ilmu kita makin hari makin bertambah. Bertanya bukan untuk sesuatu yang tidak bermanfaat atau membuat hidup menjadi bertele tele, tetapi bertanya untuk sesuatu yang bermanfaat. Di sisi lain, banyak orang dalam menanggapi hal hal baru sudah skeptis terlebih dulu. Biasanya orang seperti ini adalah orang yang tidak siap dengan perubahan dan tidak suka belajar ilmu baru atau tidak haus menuntut ilmu. Bagi dia perubahan itu adalah ancaman. Inovasi dicurigai, karena orang ini takut tergeser oleh perubahan. Seorang skeptis di dalam Amsal disebut pencemooh. Amsal 9:7 Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela. Bahkan Amsal berkata suatu pekerjaan sia sia, sekarang pencemooh akan berkata iya, tapi dia tidak akan lakukan karena dia tidak pernah benar benar ingin berubah. Berbeda dengan orang yang haus ilmu, dia penuh ilmu tapi tidak sok tahu, tetapi masih mau terus belajar. Kalau kita ingin melihat kehidupan kita lebih baik, kita harus siap akan perubahan, kita tidak bisa menuntut perubahan tanpa melakukan action untuk mencapai perubahan itu sendiri. Zone nyaman sering menjadi penghalang utama kita bisa berubah. Selama kita masih muda, memiliki energy yang masih besar untuk berubah, jangan menjadi malas, paksakan diri kita melakukan perubahan, bayar harga untuk perubahan, jangan takut capai, jangan takut berjuang untuknya, semua perjuangan butuh waktu, tenaga, pikiran dan biaya. Kalau kita tidak siap membayar harganya, lupakan untuk melakukan perubahan, itu semua hanyalah wacana yang tidak akan pernah Anda jalani. Jangan pernah ceroboh dalam menjalani kehidupan, bayarlah harga walaupun harus capai, harus keluar biaya, jalankan itu, untuk kita mencapai hasil yang lebih baik. Jangan pernah lelah sebelum Anda mencapainya, persiapkan pensiunmu dengan bijak selama engkau masih kuat. jangan jalani hidupmu dengan ceroboh dan tanpa perencanaan. Buatlah perencanaan sehingga pada waktunya engkau akan pensiun dengan aman, selama masih kuat jangan pensiun dulu. Buatlah perencanaan bersama Tuhan, masuki rencana Tuhan karena Tuhan tidak pernah gagal di dalam membawa kita makin naik dan masuk dalam rencanaNya yang ajaib. Jangan takut dan jangam ragu. Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait