Indonesia - English

JEMPOL

JEMPOL

Jempol adalah termasuk anggota jari di tangan dan kaki kita. Ternyata banyak sekali fungsi jempol tangan dan kaki kita ini. Kita akan merenungkan yang ditangan kita dulu.

Jempol ini posisinya paling rendah dibanding saudara saudaranya yang lain yang memiliki karakter yang jauh berbeda juga. Ujung jempolpun posisinya di telapak kaki saudara saudaranya, kenapa demikian? Karena jempol memiliki tugas untuk melayani. Justru dengan posisi jempol di paling bawah akan memudahkan jempol melayani,  tetapi saat jempol melayani, semua saudara saudaranyapun tertunduk membantu pekerjaan si jempol dengan spontan dan sukarela, contoh saat kita ingin mengambil sendok, maka telunjukpun tanpa diperintah bergerak secara otomatis membantu si jempol.

Berbeda dengan saudaranya telunjuk yang suka mencari cari kesalahan orang dengan menunjuk nunjuk, jempol  justru memberi apresiasi kepada semua orang, jempol kalau di Jawa sangat santun mempersilahkan orang duduk dengan menyembunyikan saudara saudaranya dan mengacung ke samping dengan berkata “Monggo Mas?”.  

Saat sseorang berprestasi bagus, si jempol teracung ke atas dan menyembunyikan juga saudara saudarnya yang lain dengan berkata, “Bagus, maju terus!”

Saat kita menjabat tangan seseorang tanda persahabatan dan sambutan, justru jempol mendapat tempat istimewa, di posisi paling atas menggengam hangat lawan bicara kita. Sungguh jempol memiliki keramahan yang luar biasa.

Saat kita menggunakan media social seperti facebook, jempol memberi peran penting dengan memberi tanda “Like”. Semua orang yang setuju dengan status yang ada sayangnya tidak semua suka dengan ringan memberi tanda “Like” itu walaupun dia setuju dengan status tersebut. Banyak orang masih menyembunyikan jempolnya karena yang memberi status orangnya kurang popoler. Tetapi kalau yang memberi status orang poluler, walaupun statusnya hanya tertulis, “Jutek!” tetapi jempol yang bermunculan akan sangat banyak sekali, karena banyak orang yang ingin terpampang namanya sebagai teman dari orang populer tersebut.

Saat jempol terluka, maka banyak sekali aktifitas kita yang terganggu. Kita kesulitan mengerjakan sesuatu, apalagi setelah maraknya bb dan smartphone akhir akhir ini, fungsi jempol sangatlah penting. Dia menjadi sekretaris yang sangat rajin mengetik semua status, berita, jawaban pertanyaan pertanyaan di bb maupun Smartphone pemiliknya. Padahal jempol itu gede sekali, tombol tombol toets kecil sekali, sehingga sering terjadi saah pencet huruf, apalagi kalau bb dan smartphonenya tochscreen. Tapi anehnya pembaca yang perfectionistpun akhirnya dapat mengerti apa maksud tulisan di bb, sms dan email yang ada dan tidak protes dengan kesalahan si jempol itu memencet, karena mereka menyadari kelemahan si jempol yaitu terlalu gede untuk tombol tombol yang kecil itu.

Tidak kalah pentingnya saat keluarga kita ada yang sakit, si jempol sangat berjasa, karena kekuatannya memijit dan mengurut yang cukup kuat, juga menjepit kerokan untuk mengerok yang sedang masuk angin.

Jempol oh jempol, semua ini kau lakukan dengan rajin, memang engkau benar benar jempol. Saat engkau tergencet sakit, maka seluruh aktivitas pemilikmu terganggu. Dia akan kesulitan mengetik di blackberrynya. Mengganti dengan saudaramu telunjuk, tuanmu akan merasa jangkung dan tidak dapat menggerakkan jarinya selincah menggerakkan engkau hai jempol.

Meskipun engkau melayani, tetapi engkau telah melaksanakan tugasmu dengan rajin dan engkau menjadi komando untuk saudara saudaramu bergotong royong, merendahkan hatinya untuk membantu engkau. Engkau telah memberi inspirasi apa itu melayani, apa itu menghargai orang, apa itu memberi apresiasi, bahkan engkau menyembuhkan banyak sakit mulai dari sakit fisik sampai dengan sakit hati, hanya dengan engkau berkata  “Engkau sangat berharga di mata Tuhan dan manusia!” sambil jempolmu mengacung tinggi tanpa rasa ragu ragu.

Begitu pula saudara kembarmu, jempol di kaki, dia Nampak sangat kokoh menahan semua gerak aktif dari seluruh tubuh. Kekuatanmu sangat dahsyat, tuanmu baru menyadari kekuatanmu ketika engkau sakit tergencet kaki kursi, tuanmu akan berjalan terpincang pincang dan merasakan sakitmu di seluruh tubuhnya. Tuanmu tidak lagi dapat berjalan cepat bahkan berlari, karena sebagian kekuatanmu terpaksa saudaramu yang menahannya, padahal mereka tidak memiliki kekuatan seperti yang engkau miliki, sehingga mereka bekerja sangat keras dan cepat merasa lelah.

Jempol, di manapun kau berada, di tangan dan di kaki yang tersembunyi, fungsimu sangatlah penting untuk tuanmu. Walau tuanmu tidak mempedulikan engkau sebagai bagian yang istimewa, engkau tetap setia melayani tuanmu. Engkau memang benar benar jempol.

 

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait