Indonesia - English

COPY PASTE

COPY PASTE

 

Dunia tekhnology informasi saat ini telah memberi kemudahan yang luar biasa kepada kita, sehingga banyak hal dapat dilakukan dengan menggunakan copy paste.  Untuk menyimpan suatu artikel, gambar bahkan film yang kita suka  kita dengan mudah dapat menggunakan fasilitas copy paste. Bahkan untuk membuat suatu tekhnology canggihpun menirunya juga dapat dilakukan dengan copy paste. Banyak pekerjaan dimudahkan dengan adanya cara mengcopy yang semakin mudah. Tentulah tidak baik kalau kita membuat sesuatu hanya hasil copy paste, kita harus belajar mengembangkan, menambahkan kreativitas untuk mendapatkan suatu karya yang lebih baik dan aplikatif.

 

Kita hidup saat ini juga hasil dari copy paste semua apa yang kita pelajari di masa lalu. Pelajaran itu bisa kita dapat dari sekolah formal, informal dan dari lingkungan kita. Semua yang kita pelajari di masa laku yang kita percayai kebenarannya akan sangat mempengaruhi jalan hidup kita di masa laku, bahkan banyak yang menjadi petunjuk jalan kita, pekerjaan kita di masa kini.

 

Para ahli di dunia ini dapat menggunakan teori teori yang telah ditemukan oleh para ahli sebelumnya dan mereka melanjutkan penelitian untuk meningkatkan kemajuan tekhnologynya. Jadi seseorang yang ingin membuat pesawat terbang tidak perlu lagi membuat percobaan bagaimana cara membuat pesawat bisa terbang, tidak perlu lagi melakukan trial dengan kegagalan menerbangkan pesawat tetapi dia dapat mengcopy paste tekhnology yang terakhir, termutakhir dan dia tinggal mempelajari kelemahan kelemahan apa yang masih ada dan menyempurnakan penemuan itu sehingga kelemahan kelemahan yang ada bisa di atasi. Sebagai contoh ada kegagalan penerbangan dikarenakan pesawat menghantam gumpalan awan yang menjadi es, bagaimana mengatasinya agar kalau pesawat ini menabarak awan yang menjadi es itu, es yang masuk dalam mesin turbin pesawat jangan sampai membuat mesin turbinnya berhenti bekerja. Jadi perlu dikembangkan tekhnologynya untuk mencairkan es yang masuk. Justru dengan penemuan masalah, tekhnology diperbaiki dan hasilnya tekhnology semakin canggih dan semakin aman digunakan.

 

Menyadari bahwa hidup ini tidak terlepas dari masalah copy paste, para orang tua seharusnya belajar memperbaiki sikap dan perilaku kita. Kenapa kita perlu memperbaiki sikap dan perilaku kita? Karena sikap dan perilaku kita akan di copy paste oleh anak kita. Kalau ada sikap dan perilaku yang buruk, itupun akan ditiru anak kita, sungguh sangat berbahaya dan membahayakan kehidupan mereka kesalahan yang kita lakukan. Sebagai contoh, seorang Bapak yang merokok, anak akan berpikir kalau Papa merokok boleh berarti saya boleh, artinya merokok itu baik dan aman.  Maka anak mulai belajar merokok, dia mengajari teman temannya merokok. Ini adalah awal perkenalan mereka dengan dunia narkoba, karena mereka juga akan berpikir, apa bedanya rokok dan narkoba, itu sama saja, hanya narkoba lebih nikmat dari rokok. Akhirnya mereka akan terjerat dalam narkoba. Hai Bapak Bapak sadarilah, tanggung jawabmu besar, berubahlah. Mungkin juga bukan hanya anakmu yang terjerat dengan meniru perilakumu  mungkin anak anak yang lain yang menyaksikan Anda begitu menikmati mengebulkan asap rokok akan meniru niru gaya mengebulkan asap rokok Anda. Tidak sadarkah Anda betapa tidak sopannya Anda selama ini mengebulkan asap di depan umum? Asap Anda akan mengganggu banyak orang di sekeliling Anda terutama yang tidak menyukai rokok, mereka semua menjadi perokok pasif karena asap Anda, tentulah itu berbahaya untuk kesehatan sekeliling Anda.

 

Kristus datang kedunia juga memberi teladan kepada kita, bagaiman kita harus hidup dan beriman. Mengcopy paste teladan Kristus akan membuat kita memperoleh jaminan keselamatan.

 

1 Petrus 2:21-25 

Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

 

Teladan Yesus adalah teladan kasih, menyerahkan diriNya sebagai penebusan dosa kita, seperti domba yang disembelih dan Yesus cukup sekali melakukan itu dan barangsiapa yang percaya akan menerima penebusan dosa, jadi korban domba yang di zaman Musa itu sudah digantikan dengan korban diriNya sendiri. DarahNya berbicara jauh lebih kuat dari darah kambing domba, karena ini adalah darah Anak Domba Allah.

 

Setelah kita menerima teladan Kristus, kita juga harus memperhatikan bagaimana cara kita hidup, kita harus menjadi teladan yang baik untuk sekeliling kita.

1 Korintus 4:14-16 

 

Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.

Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!

 

Rasul Paulus berani berkata turuti teladanku, karena rasul Paulus telah menuruti teladan Kristus lebih dahulu. Apakah Anda juga berani berkata turuti teladan ku kepada anak anak kita dan lingkungan kita? Atau kita berkata jangan ikuti teladan ku, karena Papamu masih jelek, masih suka merokok? Anak anak tidak akan bisa memahami itu karena ada peribahasa yang berkata "Picture speaks thousands", arti bebasnya gambar berbicara ribuan kali lebih kuat dari kata kata, jadi keteladanan tentulah berbicara puluhan ribu lebih kuatdari kata kata, sehingga anak anak tidak akan memahami kata orang tua , " Jangan merokok!" kalau kata kata itu diucapkan oleh orang tua yang masih merokok. Anak anak akan menganalisa, Papa melarang tapi Papa memberi teladan, jadi larangan Papa itu artinya perintah. Mereka akan lebih meneladani perilaku Anda dari pada larangan Anda. Anda melarang anak Anda, artinya Anda tahu kalau merokok itu tidak baik. Jadi berhentilah merokok karena itu teladan yang buruk.

 

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait

Harga Velg Mobil Velg Mobil Modifikasi Mobil Spooring Mobil Finish Balance Harga Ban