Indonesia - English

Dismotivation

Mari kita belajar dari anak anak. Ketika anak kita melakukan pekerjaannya dan berhasil, kita memuji dia, dia senang sekali apalgi kalau mendapat hadiah, kesenangannya berkali kali lipat. Terkadang kita lupa memujinya, tetapi seorang anak kecil selalu berusaha untuk mencai perhatian kita agar kita dapat melihat prestasi dia., dia selalu ingin menunjukkan karyanya pada kita, tidak peduli kita sedang sibuk atau lagi santai, dia akan menyela waktu kita untuk mendapatkan perhatian kita agar karyanya boleh mendapat penilaian.

Tidak jarang orang tua juga memanfaatkan situasi seperti ini untuk memotivasi anaknya untuk lebih belajar lebih sungguh. Terkadang karena anak ingin mendapat pujian dari kita, dia belajar lebih sungguh sungguh, tetapi kalau ada hadiah yang dia inginkan dapat yang kita janjikan padanya, akan membuat motivasinya jauh lebih naik lagi. hadih kecil itu ternyata banyak manfaatnya.

Banyak mall mall untuk memotivasi pembelinya untuk membeli product productnya dengan menawarkan harga khusus plus hadiah dan ternyata cukup sukses.

Jadi motivasi itu perlu diberiksn kepada manusia, bukan saja anak anak, diri kita juga memerlukannya, anak buah, pemimpin perusahaan juga memerlukannya agar produktivitas meningkat. Jadi bagaimana kita dapat meningkatkan kinerja kita, kita perlu sekali memiliki lingkungan yang selalu memotivasi kita menjadi lebih maju. Coba banyangkan Anda berada dalam situasi di mana sekeliling kita tidak pernah memuji kita bahkan yang ada caci maki, omelan omelan, kritikan bahkan makian, hinaaan dan pencelaan. Apakah kita dapat menghasilkan suatu produktivitas yang maksimal dengan hasil yang melimpah limpah? Bisa saja kalau Anda adalah pribadi yang kuat, namun kalau dalam situasi begini terus, orang akan mengalami burn out juga. Kritikan dapat memadamkan motivasi kita, bahkan beberapa orang menjadi apatis karena dalam hidupnya dia tidak pernah di puji orang lain.

Bukankah pepohonan kalau dipuji akan menghasilkan buah yang baik dan banyak?

Tuhanpun senang dipuji umatNya, bahkan di atas puji pujian Allah bertahta dan memerintahkan berkatNya bagi umatNya yang selalu memuliakan Dia dalam hidupnya.

Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel. (Mazmur 22:4)

Lingkungan yang baik harus diciptakan, dimana setiap orang di dalamnya harus belajar menghargai karya seseorang walau karya itu hanya karya yang sederhana. Jangan lingkungan kerja atau pelayanan itu hanya ada kritikan kritikan, omelan omelan, lama lama orang sehebat apapun akan hancur kalau lingkungannya tidak dapat mensupport kemajuannya.

Mazmur 71:7-24

(7) Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.

(8) Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.

(9) Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.

(10) Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku, orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama

(11) dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia, kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!"

(12) Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!

(13) Biarlah mendapat malu dan menjadi habis orang-orang yang memusuhi jiwaku; biarlah berselubungkan cela dan noda orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku!

(14) Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;

(15) mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.

(16) Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!

(17) Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

(18) juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.

(19) Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit. Engkau yang telah melakukan hal-hal yang besar, ya Allah, siapakah seperti Engkau?

(20) Engkau yang telah membuat aku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka, Engkau akan menghidupkan aku kembali, dan dari samudera raya bumi Engkau akan menaikkan aku kembali.

(21) Engkau akan menambah kebesaranku dan akan berpaling menghibur aku.

(22) Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.

(23) Bibirku bersorak-sorai sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu, juga jiwaku yang telah Kaubebaskan.

(24) Lidahku juga menyebut-nyebut keadilan-Mu sepanjang hari, sebab akan mendapat malu dan tersipu-sipu orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku.

Suami istri sudah berapa lama tidak saling memuji. Apakah kehidupanmu isinya hanyalah kewajiban kewajiban tanpa adanya pujian. Wah nanti dia besar kepala kalau di puji? Bagus kalau besar kepala, setelah itu kepalanya di kasih ke Anda....hahaha....Pasti nanti istri/suami Anda curiga....ada apa ini.....jawab saja, ada salam dari Paul Ang.....hahaha....berdamailah dengan istri/ suamimu, jangan bisa hanya memuji istri/suami orang, tetapi lihatlah sisi positifnya dan mulailah memuji....Kalau kehidupan suami istri hanya kewajibN tanpa pujian, Anda akan burn out dan lama lama jadi jutek....coba mulai kembalikan pujian seperti saat Anda baru berpacaran, pasti lebih indah walau awalnya kaku... Peluk istri/suamimu jangan istri/suami orang.....kabarnya pelukan akan banyak membuat syaraf syaraf kita menjadi rilex kembali dan dapat menurunkan tingkat stress?  Kalau tingkat stress turun, maka perilaku kita juga akan menjadi lebih baik. Mungkin kelelahan Anda dalam berkomunikasi karena pujian, pelukan sudah mulai hilNg, sehingga pasangan kita merasa sudah tidak dikasihi, tidak disayangi atau dicintai lagi. Sesibuk apapun itu bukan alasan untuk meniadakan pujian dan pelukkan. Juga kepada anak anak Anda, mereka memerlukannya. Praktekkan di rumah jangan di kantor, karena di kantor bisa salah orang.

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

 

Berita Terkait