Indonesia - English

TENAGA KUDA

Istilah Tenaga kuda menunjukkan suatu suatu kekuatan yang stabil, sehingga kendaraan bermotorpun menggunakan istilah yang sama horse power. Untuk menunjukkan kemampuan suatu mobil untuk di pacu. Semakin tinggi nilainya akan membuat kemampuan mobil itu lari lebih kencang.

Kita juga sering memakai kiasan orang yang sangat kuat dengan berkata tenaganya kuat sekali seperti kuda, kalau sudah bekerja tidak mengenal lelah. Apa betul kuda tidak bisa kelelahan? Tentulah tidak, tetapi kalau Kuda memiliki kekuatan lebih stabil dan mampu melewati tanjakkan dengan tetap berlari, itu benar, tetapi tetap saja, kuda bisa kelelahan, perlu juga istirahat. Bahkan beberapa pemilik kuda yang merawat,  mereka mengurut kudanya, mengerok , memberi jamu dan telor kepada kudanya ketika kondisi kudanya kurang sehat.

Seharusnya orang beriman juga harus memiliki stamina rohani yang prima, seperti seekor kuda, tidak kelelahan walau harus berlari bahkan menanggung beban. Mari kita menanggalkan hal hal yang dapat membuat kita lemah. Adapun hal hal yang dapat membuat kita menjadi lemah :

1) Berlari Tanpa Tujuan.

Sehingga kta berputar putar, tidak melewati jalur yang tidak jelas karena tidak tahu tujuannya, seberapa jauh kita harus terus berlari, kita tidak tahu.

2) Kemarahan karena Situasi sekeliling

Kemarahan itu akan menguras seluruh energy kita.

3) Kekecewaan

Membuat kita tidak mau berbuat apapun, menjadi manusia apatis.

4) Kekuatiran

Tidak berani melangkah, karena kekuatiranpun menghalangi untuk dia melangkah.

5) Kelaparan Rohani

Tidak pernah membaca Firman membuat kita kelaparan rohani sehingga kita tidak memiliki kekuatan di dalam menjangkau kemenangan iman kita.

Ibrani 12:1

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. (Ibrani 12:1 TB)

Kuda juara, adalah kuda terlatih yang dikendalikan seorang jockey yang ahli, jockey yang juara.Kuda ini dapat melaju jauh lebih cepat dari kuda lainnya karena:

1) Terlatih, kuda pilihan

2) Menggunakan Kekang Pengendali

Tanpa menggunakan kekang, sang kuda tidak dapat mengontrol kekuatannya menjadi senjata kecepatan dia. Mungkin dia lebih cepat larinya dari kuda lawannya, tetapi karena lawannya dikendalikan dengan baik menuju sasaran, lawannya dapat mengalahkan kuda yang tidak menggunakan kekang yang jauh lebih kuat. Kekang ini seperti busur dan kuda itu anak panahnya.

3) Kaca mata kuda, focus pada tujuan.

Saya pernah menanyakan seorang jockey kenapa kuda diberi kacamata kuda,  salah satu jawabannya adalah agar tidak tergoda kuda lawan jenisnya saat dia sedang bertugas, sehingga dapat mengalihkan kosentrasinya dengan kacamata itu kuda tetap focus pada tujuannya.

4) Menggunakan sepatu yang pas, tidak tertusuk paku, tidak licin tapi bisa menapak kuat dan mendorong laju kuda semakin cepat. Bukankah Alkitab mencatat kita harus menggunakan kasut kerelaan memberitakan Injil?

Juga kuda memerlukan Jockey yang terampil mengendalikannya.

1) Selalu Berlatih dengan kudanya

2) Ahli melatih gerakkan kuda

3) Selalu berusaha memacu kuda agar dpt berlari lebih cepat lagi untuk dapat memenangkan pertandingan.

Antara kuda dan jockey keduanya harus menyatu dalam suatu team. Bukankah alam binatang dan manusia menyatu, mereka menjadi team yang kompak agar dapat memenangkan pertandingan.

Bagaimana kita dapat memenangkan pertandingan Sorgawi kita, kita dengan Allah, berasal dari   dua alam yang berbeda juga yang harus kompak dalam satu arena pacuan. Kita izinkan Tuhan menjadi Jockey di dalam kehidupan kita. Mari kita masuki arena pacuan Sorgawi ini, kita bekerja sama dengan Allah yang menciptakan langit dan bumi. Tidak ada seorangpun dari kita yang dapat menciptakan langit dan bumi. Kita memiliki partner yang luar biasa, pencipta langit dan bumi. Kekompakkan kita dengan Tuhan akan mempercepat rencana Tuhan terwujud atas bumi ini. Datanglah KerajaanMu di bumi seperti di Sorga. Maka kita akan mengerti rencana Tuhan, gunakan perlengkapan pertandingan ini dan masukilah arena pertandingan yang diwajibkan bagi kita orang percaya.

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait