Indonesia - English

PENGHALANG IMAN BEKERJA

KEBEBALAN

Orang bebal percuma dinasehati. Menasehati orang bebal membuat kita terkuras energynya; kelelahan sendiri dan kita menjadi seperti orang bodoh. Kenapa demikian? Sudah tahu dia bebal, kita nasehati sebaik apapun, dia akan tolak, tetapi kita terus memaksakan dan apa pendapat kita yang dipaksakan akan tetap dibuangnya. Nasehat seperti emas dan permatapun akan di lempar ke mulut babi. Orang seperti ini tidak ingin hidupnya berubah, dia hanya bisa menghakimi semua orang yang ada di sekelilingnya tanpa dia mampu menasehati diri sendiri. Dia merasa paling pintar, tetapi semua usahanya tidak ada yang berhasil. Mereka adalah pembual pembual yang memalukan. Mereka membodoh bodohkan orang lain, sementara yang di bodoh bodohkan sudah menikmati kemajuan yang berarti dalam hidup mereka, sedangkan dia tetap berkutat dengan mencabut kumisnya yang semakin tebal saja karena tidak ada pekerjaan lainnya kalau laki laki atau kalau perempuan sibuk hanya mengecat kukunya tanpa henti henti. Matius 7:6

(6) “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

Jadi orang bebal dan pendosa diumpamakan sebagai anjing dan babi oleh Tuhan Yesus, nasehat kita akan masuk dalam kubangan dan babi babi itu akan menginjak injak bukan saja hikmat kita tapi juga diri kita.

Dalam kita meraih kekuatan iman, kita harus merobohkan semua tembok tembok  kebebalan dalam diri kita. Kita harus belajar rendah hati, mengakui ada yang jauh lebih benar dari pikiran kita yang pecundang ini. Kalau kita mau berhasil, kita harus cabut pemikiran pemikiran pecundang itu dan kita gantikan dengan Firman Iman yang akan menuntun kita kepada kemerdekaan, kemenangan dan pencapaian kita.

MINDSET GAGAL

Gereja Tuhan sering tanpa menyadari telah membentuk karakter jemaatnya menjadi lemah. Mungkin ini bukan 100% kesalahan pembicara, tapi kesalahan jemaat meresponnya. Saya cukup terkejut melihat perbedaan yang mencolok orang yang mengenal kebenaran dan tidak mengenal kebenaran.

Hamba Tuhan berkata, “Engkau ditetapkan menjadi kepala bukan menjadi ekor”. Beberapa anak Tuhan saya perhatikan di dalam bisnisnya untuk menjadi kepala, siap siap mengkhianati orang yang membuat dia menjadi pandai, padahal maksud Tuhan untuk hal menjadi kepala bukan mengkhianati Boss kita. Posisi kita dipercaya Boss, itu juga menunjukkan kalau kita sudah menjadi kepala bukan ekor. Tetapi saya terkejut dengan pernyataan banyak orang percaya, juga pelayan Tuhan yang luar biasa. Saya mau dan beriman mau menjadi Boss dan dia menyerobot customer perusahaan. Tentu hal seperti itu tidaklah berkenan di hadapan Allah. Jadi rubah mindset yang salah itu. Apa bedanya anak terang dan bukan, kalau kelakuannya lebih buruk.

Dalam keseharian kami di koperasi Credit Union K3IPM, kami membina banyak UKM, mereka orangnya tangguh tangguh dan mereka apabila meminjam modal, kita tidak sampai menagih nagih, mereka sudah setoran sendiri. Berbeda di dalam rumah Tuhan, mereka memohon agar pengajuan pinjamannya di setujui, begitu kita setujui, mereka membayarnya asal asalan, seolah olah tidak punya tanggung jawab, bahkan kalau ditagih marah marah. Saya tidak tahu pengajaran yang mana yang salah, tetapi saya melihat, problem mindset ini adalah problem yang sangat vital di dalam rumah Tuhan, kita harus membangun karakter seperti Kristus. Kristus mengajar kita meminta tetapi bukan meminta minta layaknya pengemis. Jadi mentalnya salah diletakkan, bagi para pengkhotbah mohon mulai memperhatikan masalah ini, ini adalah masalah besar kalau mindset ini berjalan terus seperti ini. Untunglah K3IPM memiliki perangkat pendidikan yang dapat melatih anggotanya di dalam membangun assetsnya. Jangan membuat diri kita  menjadi anak manja dan pemalas, karena ini akan menghancurkan karakter kita sendiri. Jemaat yang dipimpin orang orang seperti ini? Saya tidak bisa membayangkan akan menjadi apa jemaat di masa depan. Ingat Tuhan Yesus tidak pernah mengajar kita mental meminta minta, konsepnya berbeda dengan mintalah. Juga memintanya bukan kepada manusia, tetapi kepada Bapa di Sorga dalam nama Yesus. Yohanes 16:24

(24) Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam namaKU. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Dari pengamatan kami mengenai Koperasi yang didirikan di dalam gereja, justru banyak yang mengalami kerugian karena jemaat yang meminjamnya menganggap itu bantuan, charity, sehingga mereka tidak merasa wajib mengembalikan, tetapi kalau koperasi didirikan diluar gereja, justru koperasi ini akan berkembang, karena system dan prosedur dan fungsinya akan berjalan sebagaimana seharusnya karena koperasi juga adalah sebagai salah satu lembaga keuangan. Jadi hak dan kewajiban akan diperhatikan, bukanlah charity.  Juga anggotanya berasal dari berbagai latar belakang.

KEANGKUHAN

Sering orang baru berhasil kecil, tetapi dia sudah mulai sombong. Kata katanya mulai kasar, seolah olah tidak membutuhkan yang lain. Saat dia belum berhasil, kata katanya sangat lembut karena dia berharap mendapatkan pertolongan dari kita. Tetapi setelah dia sukses, berbalik menyerang kita dan ingin menunjukkan kalau tanpa kitapun dia bisa menjadi sukses. Ini adalah keangkuhan hidup. Amsal 13:10

(10) Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat  mempunyai hikmat.

Orang yang angkuh adalah lawannya Allah sendiri, doa mereka tidak akan dijawab dan mereka akan hancur, siapakah yang dapat melawan Allah? Janganlah kesuksesan yang kita alami membuat diri kita berubah menjadi angkuh, kata kata kita menjadi kasar seolah olah dunia milik kita dan orang lain semua di dunia ini adalah jongos kita. Sungguh kalau benih keangkuhan ini dipelihara akan menghanguskan kehidupan kita dan kita akan menjadi batu sandungan bagi banyak orang di sekeliling kita.

MALAS BERDOA DAN MEMBACA FIRMAN

Bagaimana kita mau berhasil, kalau resep berhasilnya saja kita tidak mau belajar? Nafas orang benar adalah doa, jadi kalau kita tidak berdoa, artinya kerohanian kita akan mati. Justru untuk memperkuat dan menambahkan kuasa di dalam iman kita, kita perlu berdoa siang dan malam.

Kenapa kita diumpamakan seperti domba. Domba memamah biak, artinya memamah kembali makanan yang telah ditelannya, jadi makanan itu dikeluarkan kembali untuk dikunyah ulang setelah itu akan ditelan kembali. Begitulah cara kita mengecap dan merenungkan Firman. Sehingga Firman Tuhan itu dapat mendarah daging di dalam kehidupan kita.

Jangan menjadi malas dalam hal membaca Firman dan berdoa, tetaplah tekun kerjakan keselamatanmu. Filipi 2: 12

(12) Hai saudara saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.

jadi ada perintah untuk tetap aktif aktif mengerjakan keselamatan kita agar sekeliling kita dapat menikmati pekerjaan kita.

KETIDAKTAATAN

Kemarahan Naaman panglima raja Aram terhadap perintah abdi Allah, Elisa membuat Naaman hampir batal disembuhkan, tetapi pertobatan Naaman dan ketaatannya telah membuat Naaman disembuhkan dari kusta.II Raja Raja 5:11-14

(14) Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti anak dan ia menjadi tahir.

Nanti kita di Sungai Yordan akan melakukan pentahiran Naaman di dalam perjalanan Holyland kita 11 hari lagi.Wouw, kulitnya pulih seperti anak, terjadi keajaiban, menjadi muda kembali usianya. Terjadi penundaan keriput di kulit. Kusta yang tadinya membuat Naaman menjadi orang yang dihindari (seandainya dia bukan panglima), tetapi kesembuhannya justru membuat kulitnya jauh lebih baik dari orang orang seusianya, karena Naaman memiliki kulit seperti anak kecil. Luar bisa sekali kalau Tuhan sudah pulihkan.

Ketaatan lain adalah ketaatan janda Sarfat yang sudah kita banyak bahas di bab sebelumnya dan menghasilkan janda Sarfat ini kehidupannya dipelihara Tuhan dengan minyak dan tepung yang tidak pernah habis selama musim kemarau sampai hujan turun.

Itulah ketaatan yang menghasilkan iman yang produktif. Lawan ketaatan adalah ketidaktaatan yang dapat membuat iman menjadi tidak produktif.

KETIDAKSETIAAN

Kesetiaan ini penting kita pegang, agar Tuhan dapat tetap dan terus memberkati hidup orang beriman. Banyak orang yang tahan menderita, saat mereka menderita, mereka benar benar berdoa, hidup mereka mentaati perintah Firman, tetapi setelah mereka diberkati, mereka lebih memilih memuaskan hawa nafsu. Apa yang ada di dunia, semua dibelinya hanya sekedar untuk memuaskan hawa nafsu. Apakah kalau semua sudah dibeli kemudian hawa nafsu mereka berkata, “Sudah cukup, saya puas!” Hawa nafsu tidak akan berkata puas, dia akan berkata lagi, lagi dan lagi. Hawa nafsu akan haus dan terus haus, haus akan harta, haus akan nafsu yang buruk dan akhirnya orang ini akan hancur kembali. Kehancuran yang berikutnya akan jauh lebih buruk dari kejatuhan yang pertama.

Karena itu, saat kita berhasil, mulailah gunakan hartamu untuk memberkati pelayanan. Dengan cara yang benar ini, maka engkau dapat mematikan hawa nafsu itu mendikte kehidupan kita. Engkau akan menikmati damai sejahtera yang luar biasa dan engkau akan menikmati kebahagiaan yang tidak pernah engkau alami sebelumnya melihat orang orang dipulihkan, diselamatkan dan disembuhkan karena pelayanan kita. Amsal 3:3-4

(3) Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

(4) maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.

Wouw penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia. Luar biasa bukan? Itulah nilai kebahagiaan yang sejati. Dengan kesetiaan, iman kita juga akan memiliki kekuatan yang luar biasa.

Kerjakanlah keselamatanmu......jadi keselamatan itu tidak begitu saja diterima, tetapi harus kita kerjakan, diusahakan. Memang keselamatan itu anugerah, tetapi perlu diingat. Keselamatan itu anugerah bukan hanya untuk diri kita, tetapi untuk seluruh umat manusia di dunia, sehingga kita yang telah memiliki keselamatan, tidak titik di situ, tetapi masih koma, karena kita juga perlu mengerjakannya terlepas mereka menerima atau menolak, kita wajib mengerjakan keselamatan kita, agar keselamatan ini juga sampai kepada seluruh umat manusia di dunia, Terlepas mereka menerima atau menolak, mereka harus mengetahui bahwa Kristus telah menebus dosa dunia, jadi tak terkecuali orang yang menolak Yesus, sebenarnya Kristus telah menyediakan penebusan, hanya saja karena mereka tidak tahu atau mereka tidak atau belum mengambil paket keselamatan yang telah disediakan itu. Karena alasan itulah maka ada kata kerjakan keselamatanmu.

KEANGKUHAN

Sering orang baru berhasil kecil, tetapi dia sudah mulai sombong. Kata katanya mulai kasar, seolah olah tidak membutuhkan yang lain. Saat dia belum berhasil, kata katanya sangat lembut karena dia berharap mendapatkan pertolongan dari kita. Tetapi setelah dia sukses, berbalik menyerang kita dan ingin menunjukkan kalau tanpa kitapun dia bisa menjadi sukses. Ini adalah keangkuhan hidup. Amsal 13:10

(10) Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat  mempunyai hikmat.

Orang yang angkuh adalah lawannya Allah sendiri, doa mereka tidak akan dijawab dan mereka akan hancur, siapakah yang dapat melawan Allah? Janganlah kesuksesan yang kita alami membuat diri kita berubah menjadi angkuh, kata kata kita menjadi kasar seolah olah dunia milik kita dan orang lain semua di dunia ini adalah jongos kita. Sungguh kalau benih keangkuhan ini dipelihara akan menghanguskan kehidupan kita dan kita akan menjadi batu sandungan bagi banyak orang di sekeliling kita.

MALAS BERDOA DAN MEMBACA FIRMAN

Bagaimana kita mau berhasil, kalau resep berhasilnya saja kita tidak mau belajar? Nafas orang benar adalah doa, jadi kalau kita tidak berdoa, artinya kerohanian kita akan mati. Justru untuk memperkuat dan menambahkan kuasa di dalam iman kita, kita perlu berdoa siang dan malam.

Kenapa kita diumpamakan seperti domba. Domba memamah biak, artinya memamah kembali makanan yang telah ditelannya, jadi makanan itu dikeluarkan kembali untuk dikunyah ulang setelah itu akan ditelan kembali. Begitulah cara kita mengecap dan merenungkan Firman. Sehingga Firman Tuhan itu dapat mendarah daging di dalam kehidupan kita.

Jangan menjadi malas dalam hal membaca Firman dan berdoa, tetaplah tekun kerjakan keselamatanmu. Filipi 2: 12

(12) Hai saudara saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.

jadi ada perintah untuk tetap aktif aktif mengerjakan keselamatan kita agar sekeliling kita dapat menikmati pekerjaan kita.

KETIDAKTAATAN

Kemarahan Naaman panglima raja Aram terhadap perintah abdi Allah, Elisa membuat Naaman hampir batal disembuhkan, tetapi pertobatan Naaman dan ketaatannya telah membuat Naaman disembuhkan dari kusta.II Raja Raja 5:11-14

(14) Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti anak dan ia menjadi tahir.

Nanti kita di Sungai Yordan akan melakukan pentahiran Naaman di dalam perjalanan Holyland kita 11 hari lagi.Wouw, kulitnya pulih seperti anak, terjadi keajaiban, menjadi muda kembali usianya. Terjadi penundaan keriput di kulit. Kusta yang tadinya membuat Naaman menjadi orang yang dihindari (seandainya dia bukan panglima), tetapi kesembuhannya justru membuat kulitnya jauh lebih baik dari orang orang seusianya, karena Naaman memiliki kulit seperti anak kecil. Luar bisa sekali kalau Tuhan sudah pulihkan.

Ketaatan lain adalah ketaatan janda Sarfat yang sudah kita banyak bahas di bab sebelumnya dan menghasilkan janda Sarfat ini kehidupannya dipelihara Tuhan dengan minyak dan tepung yang tidak pernah habis selama musim kemarau sampai hujan turun.

Itulah ketaatan yang menghasilkan iman yang produktif. Lawan ketaatan adalah ketidaktaatan yang dapat membuat iman menjadi tidak produktif.

KETIDAKSETIAAN

Kesetiaan ini penting kita pegang, agar Tuhan dapat tetap dan terus memberkati hidup orang beriman. Banyak orang yang tahan menderita, saat mereka menderita, mereka benar benar berdoa, hidup mereka mentaati perintah Firman, tetapi setelah mereka diberkati, mereka lebih memilih memuaskan hawa nafsu. Apa yang ada di dunia, semua dibelinya hanya sekedar untuk memuaskan hawa nafsu. Apakah kalau semua sudah dibeli kemudian hawa nafsu mereka berkata, “Sudah cukup, saya puas!” Hawa nafsu tidak akan berkata puas, dia akan berkata lagi, lagi dan lagi. Hawa nafsu akan haus dan terus haus, haus akan harta, haus akan nafsu yang buruk dan akhirnya orang ini akan hancur kembali. Kehancuran yang berikutnya akan jauh lebih buruk dari kejatuhan yang pertama.

Karena itu, saat kita berhasil, mulailah gunakan hartamu untuk memberkati pelayanan. Dengan cara yang benar ini, maka engkau dapat mematikan hawa nafsu itu mendikte kehidupan kita. Engkau akan menikmati damai sejahtera yang luar biasa dan engkau akan menikmati kebahagiaan yang tidak pernah engkau alami sebelumnya melihat orang orang dipulihkan, diselamatkan dan disembuhkan karena pelayanan kita. Amsal 3:3-4

(3) Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

(4) maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.

Wouw penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia. Luar biasa bukan? Itulah nilai kebahagiaan yang sejati. Dengan kesetiaan, iman kita juga akan memiliki kekuatan yang luar biasa.

Kerjakanlah keselamatanmu......jadi keselamatan itu tidak begitu saja diterima, tetapi harus kita kerjakan, diusahakan. Memang keselamatan itu anugerah, tetapi perlu diingat. Keselamatan itu anugerah bukan hanya untuk diri kita, tetapi untuk seluruh umat manusia di dunia, sehingga kita yang telah memiliki keselamatan, tidak titik di situ, tetapi masih koma, karena kita juga perlu mengerjakannya terlepas mereka menerima atau menolak, kita wajib mengerjakan keselamatan kita, agar keselamatan ini juga sampai kepada seluruh umat manusia di dunia, Terlepas mereka menerima atau menolak, mereka harus mengetahui bahwa Kristus telah menebus dosa dunia, jadi tak terkecuali orang yang menolak Yesus, sebenarnya Kristus telah menyediakan penebusan, hanya saja karena mereka tidak tahu atau mereka tidak atau belum mengambil paket keselamatan yang telah disediakan itu. Karena alasan itulah maka ada kata kerjakan keselamatanmu.

 

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait

Harga Velg Mobil Velg Mobil Modifikasi Mobil Spooring Mobil Finish Balance Harga Ban