Indonesia - English

JANGAN MENJADI KECEWA

Holyland 11 hari lagi, silahkan Anda menghubungi 087875000030, tahun lalu saat saat terakhir justru banyak yang mendaftar.

 

Shalom shalom Komunitas IPM yang Berbahagia.

Akhir akhir ini saya sering mendapat keluhan dari beberapa komunitas IPM di dalam pelayanan mereka di gereja lokal mereka beribadah. Ada yang merencanakan meninggalkan pelayanan karena melihat sikap hamba Tuhan, pemimpin mereka yang sudah tidak memiliki hati melayani, tetapi mereka sudah menjadi orang yang tidak dapat di jamah. Mereka tidak memiliki waktu untuk jemaatnya, terlalu sibuk, sehingga pergumulan jemaatnya saja mereka tidak tahu. Kondisi yang sangat menyedihkan. Bahkan ada gembala yang tidak mengenal domba dombanya. Kondisi ini kalau dibiarkan akan menjadi tendensi buruk untuk pertumbuhan gereja lokal. Jemaat berjuang sendiri tanpa ada bimbingan dan doa dari gembalanya. Mereka yang sakit tidak dikunjungi, mereka yang lapar dibiarkan kelaparan. Mereka yang dalam pergumulan bisnis ditinggalkan. Jangan kaget kalau semakin tinggi tingkat perceraian dan bunuh diri, karena ketidakpedulian gereja. Gereja harus kembali berbalik melayani, bukan sekedar retorika membuat acara yang besar besar, tetapi sebagai gembala yang membalut domba yang sedang sakit. Sangat menyedihkan ketika saya dapat laporan seorang gembala tidak menerima kehadiran jemaatnya yang datang ke rumahnya bahkan jemaatnya diusir pulang, padahal mereka sedang memikirkan kondisi gerejanya yang sekarat, mereka datang untuk mendiskusikan penyelesaian masalah, mereka orang yang prihatin dan mau peduli, tetapi gembalanya untouchable,  tak terjamah, akhirnya gerejanya terpecah dan domba dombanya tercerai berai. Jangan hati melayani itu engkau tinggalkan. Apa kata Yesus nanti kalau kita bersikap seperti itu. Jangan hanya melayani orang kaya saja, apa kata Yesus nantinya.

Komunitas IPM Terkasih.,

Ada baiknya gereja secara berkala, misalnya 3 bulan sekali mengadakan acara perjamuan kasih, karena di sanalah kita dapat saling berinteraksi, saling mendoakan, mengenali situasi kondisi yang dialami jemaatnya. Jangan segan segan membuat acara pembasuhan kaki misalnya di saat doa malam atau doa fajar, atau di kelompok kecil agar jemaat diingatkan akan pentingnya saling melayani, pastilah kita akan menyaksikan pemulihan dan mukjizat dari Tuhan.

Kekecewaan tersebut belum tentu salah dari jemaat tersebut, tetapi bisa juga karena salah kelola menagement gereja, management manusia lebih kuat bekerja dari pada management yang Tuhan inginkan. Bagaimana agar Jemaat dapat tumbuh sehat sesuai management yang Alkitab inginkan? Jemaat hendaknya dibangun di atas dasar yang dibangun oleh 5 jawatan yang diberikan Tuhan untuk melengkapi jemaat. Efesus 6:11-16

(11) Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar pengajar,

(12) untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

(13) sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

(14) sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

(15) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

(16) Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Komunitas IPM Terkasih.

Jadi tubuh Kristus yang utuh, tersusun rapih itu tidak bisa hanya diajar oleh jawatan gembala saja, tapi perlu pelayanan dari  kelima jawatan yang harus ada di jemaat. Rasul adalah orang yang meletakkan dasar sebuah jemaat, dialah yang meletakkan visi dan misi sebuah jemaat sesuai dengan hati Tuhan yang ditaruh ke dalam jemaat lokal tersebut, Nabi adalah seorang yang memberi nasehat dan menegor jemaat agar jemaat tetap di dalam rel yang benar, penginjil banyak membuat tanda tanda ajaib, mukjizat di dalam pelayanannya sehingga orang percaya ditambahkan dalam jemaat, gembala memberikan kata kata penggembalaan sehingga domba dapat terawat dengan baik dan guru mengajarkan pengetahuan Firman, sehingga jemaat semakin mudah memahami Firman Tuhan. Jadi memang ada pembagian tugas pelayanan. Dengan pelayanan yang seimbang seperti ini, jemaat dapat tumbuh secara sehat. Anggota anggota jemaat juga akan tumbuh sesuai karunia yang Tuhan berikan masing masing kepada mereka, bila Anda sudah menemukan jawatan Anda, bertekunlah untuk mempertajam roh Anda, maka Anda akan semakin tajam di jawatan itu. Manakah yang lebih utama dari kelima jawatan itu? Tidak ada, semuanya sama pentingnya, tetapi tentulah ada beberapa yang akan sangat menonjol dalam karuniaNya. Bila kita menerima jawatan itu, maka kita juga akan menerima upah dari kelima jawatan itu berupa pertumbuhan ke arah kepala yang adalah Kristus dan yang mengikat semua itu adalah kasih. 

Tertanamlah di jemaat lokal, karena di sanalah alamat Tuhan memberkati jemaatNya. Pohon tidak dapat hidup dan berbuah kalau tidak tertanam di tanah, dengan Anda tertanam, Anda juga akan berbuah buah. Berbuahlah dan kembangkan karunia jawatan yang ada dalam diri kita agar kita juga dapat melengkapi jemaat ke arah pertumbuhan yang terikat dalam kasih sesuai dengan kerinduan Tuhan.

Saat saya menerima seorang nabi di rumah saya, saya menerima upah seorang nabi, saat saya menerima rasul di rumah saya, saya menerima upah seorang rasul dan saat saya menerima seorang guru di rumah saya, saya disingkapkan pengajaran yang dalam tentang hati Allah. Sungguh kita memerlukan fungsi jawatan itu memperlengkapi kita.

 

Elia Paul Ang dalam Inspirative Power Ministry.

Berita Terkait